
BANJARMASIN – Salah satu tokoh asal Kabupaten Banjar, Ahmad Sarwani menyambut antusias rencana Pemprov Kalsel mendirikan stadion bertaraf internasional di Pal 17 Gambut.
“Rencana pembangunan stadion internasional oleh Pemprov Kalsel yang tepatnya berada di daerah Kabupaten Banjar tepatnya di Kecamatan Gambut kami apresiasi yang setinggi-tingginya. Ulun yang juga merupakan anggota DPRD provinsi mewakili Dapil 2 Kabupaten Banjar sangat mendukung rencana pembangunan stadion tersebut,” tandas Sarwani, Minggu (23/3/2025).
Menurutnya ada dampak positif yang akan dirasakan, diantaranya selain akan meningkatkan gairah persepakbolaan di Provinsi Kalsel ini tentu akan mendorong peningkatan di beberapa sektor, terutama sektor perekonomian dan kemajuan banua kita kedepan.
“Dengan diletakkannya posisi di daerah Gambut (km 17) lokasinya sangat strategis disamping juga memungkinkan untuk jangkauan dari beberapa daerah sekitar terutama akses ke bandara lebih dekat,” cetusnya.
Hal ini dilontarkan oleh Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuryadi yang juga sebagai owner Barito Putera Kalsel.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) menolak lahan hibah yang ditawarkan Pemkot Banjarbaru dan memilih membangun stadion baru di kawasan kilometer 17, Gambut, Kabupaten Banjar.
Keputusan ini disampaikan Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman, usai membuka pasar murah di halaman Kantor Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi, Kamis (20/3/2025).
“Sesuai arahan gubernur, pembangunan stadion internasional ini berlokasi di kilometer 17, Gambut, dan lahannya sudah disiapkan,” ujar Hasnuryadi.
Ia menambahkan, lokasi tersebut dipilih karena lebih dekat dengan Banjarmasin dan Kabupaten Banjar, sehingga mempermudah akses bagi masyarakat.
Sebelumnya, Pemkot Banjarbaru menawarkan hibah lahan di kawasan Cempaka.
Kabid Cipta Karya pada Dinas PUPR Kalsel, Ryan Tirta Nugraha, menjelaskan kawasan Gambut lebih strategis dan memiliki akses lebih baik dibandingkan Cempaka.
“Kalau di Cempaka Banjarbaru, dari kajian kami, akan terlalu padat dan diprediksi bakal terjadi kemacetan di masa depan,” kata Ryan.
Ia menegaskan pemilihan lokasi tidak hanya mempertimbangkan pembangunan, tetapi juga aksesibilitas masyarakat setelah stadion selesai dibangun.
Saat ini, proyek stadion internasional di Kalimantan Selatan sudah memasuki tahap pelelangan dan akan segera direalisasikan. (ap/bpost)








Tinggalkan komentar