,

Bupati Harap Masukan Berharga dari Stakeholder untuk KLA Nindya


MARTAPURA – Beberapa tahun terakhir, Kabupaten Banjar memang selalu meraih status Kabupaten Layak Anak (KLA) Madya. Tahun 2025 ini ia berharap, status bisa meningkat menjadi Nindya.

“Untuk itu kita berharap semua pihak, bekerjasama baik dari pemerintah, masyarakat, semua stakeholder terkait untuk bersama membuat daerah kita menjadi nyaman dan layak bagi anak-anak,” imbaunya, Senin (19/5/2025).

Pihaknya telah mengucurkan anggaran lebih dari Rp31 miliar untuk mendukung berbagai fasilitas maupun program KLA ini.

Dari lebih setengah juta penduduk Kabupaten Banjar maka usia anak di bawah 18 tahun mencapai 30 persennya hampir sama dengan angka prosentase nasional. Menurutnya, anak-anak adalah aset paling berharga untuk masa depan daerah ini nantinya.

Sementara Sekretaris Forum Jurnalis Banjar Adi Permana, Selasa (20/5/2025) mengapresiasi Pemkab Banjar yang gigih menaikkan nilai poin agar KLA Madya menjadi Nindya.

Langkah itu diantaranya mengadakan angkutan pelajar demi mengurangi risiko berbahaya bagi anak-anak yang mengendarai sendiri kendaraan bermotor.

“Semoga program ini ditingkatkan bisa dengan mengadakan jenis angkutan pelajar yang lebih besar sejenis bus pelajar. Kita tentu tidak ingin anak-anak ke sekolah dengan mengambil risiko membawa kendaraan bermotor, selagi belum layak memperoleh SIM,” cetusnya.

Selain itu, perlu penataan kawasan jalur hijau, di sejumlah sungai yang ada terutama di Kota Martapura untuk percontohan. “Anak-anak tentu gemar bermain di tepi sungai atau berenang. Nah, kawasan jalur hijau yang kurang refresentatif tentu kurang nyaman bagi mereka,” bebernya. (ap)

Tinggalkan komentar