Save Meratus !!

🇮🇩🌿🔥Narasi Perjuangan Save Meratus – Kemerdekaan ke-80🔥🌿🇮🇩

Oleh: Koordinator XR Meratus
Wira Surya Wibawa

Di usia 80 tahun kemerdekaan Indonesia, kami kembali bertanya: apakah benar kita sudah merdeka? Meratus masih digerogoti tambang, perkebunan, dan proyek yang merampas hak masyarakat adat. Di balik jargon konservasi, Taman Nasional justru menjadi alat perampasan tanah ulayat.

Merdeka seharusnya berarti rakyat adat bebas mengelola tanah dan hutan leluhur mereka. Merdeka seharusnya berarti anak-anak kita tumbuh dengan udara bersih, air jernih, dan hutan yang lestari. Tapi, bagaimana bisa bicara merdeka jika alam terus dikeruk, dan masyarakat adat terus disingkirkan?

Tahun ini, suara perlawanan kami diterbangkan lewat layang-layang. Di langit Merdeka, anak-anak bermain dan belajar:
🎏 Layang-layang dengan tulisan SAVE MERATUS! menjadi media kampanye kreatif.
🎏 Solidaritas Jaga bumi dan jaga alam dan lingkungan kita.
🎏 Edukasi darurat iklim diajarkan dengan bahasa sederhana: krisis itu nyata, masa depan mereka terancam jika hutan hancur.
🎏 Spanduk protes membentang di bumi, sementara layang-layang membawa suara rakyat ke langit.

Kami menolak greenwashing pencitraan palsu yang menutupi kerusakan. Kami menuntut perubahan struktural yang nyata :

✅ Akui dan lindungi tanah adat Dayak Meratus.
✅ Hentikan izin tambang dan perkebunan perusak hutan.
✅ Jadikan masyarakat adat sebagai penjaga utama hutan.
✅ Perkuat solidaritas lintas generasi untuk melawan krisis iklim.

Hari kemerdekaan bukan hanya pesta lomba, tapi juga momentum menyuarakan kebenaran. Dari langit Meratus, layang-layang kami adalah tanda: rakyat tidak akan diam, perjuangan akan terus berkibar setinggi langit.

🔥✊🌿 Merdeka bukan berarti bebas merampas, merdeka adalah bebas menjaga kehidupan!

SaveMeratus #MerdekaUntukAlam #StopGreenwashing #MeratusHidup #SolidaritasLingkungan #JagaHutanJagaHidup #DaruratIklimNyata #AnakUntukBumi

Tinggalkan komentar