Dapodik Menjadi Dasar Penting Dalam Perencanaan Pembangunan Pendidikan Daerah

MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Banjar melaksanakan exit meeting pemeriksaan kinerja pendahuluan atas penyelenggaraan data pokok pendidikan tahun anggaran 2024 dan 2025 (s.d Semester I) di Ruang Kerja Bupati Setda Banjar, Martapura, Kamis (11/9/2025).

Pemeriksaan pendahuluan ini merupakan bagian dari tugas BPK sesuai 25 hari kerja, terkait dengan penyelenggaran dapodik khususnya di Dinas Pendidikan. Baik itu terkait dengan perencanaan, implementasi maupun monitoring dan evaluasi.

Pj Sekda Banjar, H Ikhwansyah mengatakan melalui Data Pokok Pendidikan (Dapodik) ini dapat memberikan gambaran yang benar dan akurat, sehingga pada saat penyusunan perencanaan tidak akan salah mengambil keputusan dan dengan dapodik itu bisa meningkatkan kebutuhan pendidikan yang ada di Kabupaten Banjar.

“Pada saat kami kelapangan, kami tekankan kepada teman-teman di sekolah, untuk membuat data dapodik yang benar. Jangan sampai membuat data dapodik yang bagus tapi pada saat kita kelapangan masih banyak kekurangannya,” ujarnya.

Ia menyampaikan terima kasih kepada pihak BPK yang memberikan gambaran, sehingga ke depannya apa yang direkomendasikan oleh pihak BPK dapat menjadi langkah awal untuk perbaikan ke depan.

Sekretaris Dinas Pendidikan, Tisnohadi Harimurti menjelaskan salah satu hal yang juga menjadi perhatian adalah terkait dengan kompetensi dari operator sekolah karena sumber data yang ada di dapodik berdasarkan dari operator sekolah.

“Dapodik merupakan database dari sektor pendidikan. Segala informasi yang diperoleh menjadi dasar bagi kami Dinas Pendidikan dan khususnya Pemerintah Kabupaten Banjar dalam pengambilan kebijakan penyusunan program dan kegiatan dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan akses masyarakat terhadap layanan pendidikan,” jelasnya.

Data yang valid pada dapodik sangat penting dan perlu menjadi perhatian, sesuai yang disampaikan BPK.

“Ini adalah pemeriksaan pendahuluan. Nanti akan dilanjut dengan pemeriksaan kinerja terperinci hasil dari pemeriksaan pendahuluan. Sehingga apa yang perlu menjadi fokus perhatian untuk perbaikan penyelenggaraan dapodik akan dilanjutkan di pemeriksaan terperinci,” ucapnya.(zr)

Tinggalkan komentar