,

Gubernur Kalsel Lepas Kontingen PGRI ke PORSENIJARNAS 2025 di Bandung, Target Masuk Lima Besar Nasional

BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), H. Muhidin secara resmi melepas kontingen Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kalsel yang akan berlaga pada Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran Tingkat Nasional (PORSENIJARNAS) 2025 di Bandung, Jawa Barat, 25–28 November 2025.

Prosesi pelepasan dilakukan melalui Plt Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Muhamad Muslim, didampingi Ketua PGRI Kalsel, Abdul Rivai.

Dalam arahannya, Gubernur berpesan agar seluruh peserta menjaga kekompakan, sportivitas, dan menunjukkan penampilan terbaik demi mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.

“Pak Gubernur menitip pesan agar seluruh peserta menjaga sportivitas, menjaga kekompakan, dan berjuang untuk membawa nama baik Kalimantan Selatan. Guru tidak hanya mengajar di sekolah, tetapi juga harus menunjukkan peran dan kontribusi di masyarakat melalui olahraga, seni, dan pembelajaran,” ujar Muslim saat pelepasan di Bandara Syamsuddin Noor, Banjarbaru, Selasa (25/11/2025).

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi sangat mengapresiasi kerja keras PGRI Kalsel dalam mempersiapkan kontingen.

“Beliau berharap semoga perjuangan para guru Kalsel membuahkan hasil. Dengan semangat ‘haram manyarah, waja sampai kaputing’, kita optimis dapat meraih prestasi maksimal,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PGRI Kalsel, Abdul Rivai, menyampaikan bahwa sebanyak 33 atlet akan mengikuti delapan cabang lomba. Tiga cabang telah dipertandingkan melalui video, yaitu konten kreator, video pembelajaran, dan paduan suara.

“Alhamdulillah, untuk cabang video paduan suara kita meraih juara 2 nasional, konten kreator juara 2, dan video pembelajaran peringkat 11 nasional. Ini menjadi modal awal yang sangat berharga,” jelas Rivai.

Sementara lima cabang yang dipertandingkan langsung di Bandung adalah Catur, Bulu tangkis, Tenis meja, Tari tunggal, Nyanyi solo.

Ia mengatakan bahwa PGRI Kalsel menargetkan minimal masuk lima besar nasional.

“Dengan dukungan masyarakat Kalsel dan semangat juang peserta, kami optimis bisa mencapai target ini,” ujarnya.

Rivai menambahkan bahwa PORSENIJARNAS kembali digelar setelah vakum hampir sepuluh tahun akibat pandemi.

Kontingen dilepas dengan semangat penuh harapan agar mampu mengharumkan nama Banua di tingkat nasional. “Haram manyarah, waja sampai kaputing” menjadi seruan bersama sebagai penyemangat menjelang keberangkatan. (mckalsel)

Tinggalkan komentar