
BANJARBARU – Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) menggelar Rapat Koordinasi Kepala Desa atau Pembakal se-Kabupaten Banjar, di Hotel Rodhita, Banjarbaru, Selasa (25/11/2025).
Dalam sambutan yang dibacakan oleh Pj. Sekda Banjar, H Ikhwansyah, Bupati Banjar menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mewujudkan Kabupaten Banjar yang lebih sejahtera dan berdaya saing.
“Acara ini jadi momentum memperkuat desa akuntabel, transparan dan pro-masyarakat,” ucapnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Banjar, Muhammad Hafizh Anshari, menyampaikan langkah-langkah strategis dalam tata pengelolaan desa.
“Hari ini, kita sepakati sinkronisasi RPJMDes dengan RPJMD Banjar. Agar visi-misi daerah cepat terwujud, desa harus update RPJMDesnya,” jelasnya.
Sinkronisasi ini pastikan pembangunan desa sejalan dengan pembangunan daerah terutama pada sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi, infrastruktur dan digitalisasi layanan desa untuk pengelolaan sumber daya lebih efisien dan hasil pembangunan merata.
Hafizh menyebutkan bahwa rakoor juga soroti pengelolaan sampah, menjaga lingkungan dan membuka peluang ekonomi. Partisipasi aktif masyarakat menjadi kuncinya.
“Baru kami sampaikan ke desa, terapkan 3R (Reduce, Reuse, Recycle) jadikan kompos atau produk daur ulang. Kemudian nanti ada kebijakan provinsi, terkait penyelenggaraan pemerintahan desa baik itu Koperasi Desa Merah Putih dan lainnya,” katanya.
Ia juga menjelaskan mengenai kesiapan pelaksanaan Pilkades serentak pada 2026 yang akan laksanakan di 20 desa. Persiapan matang meliputi panitia, sosialisasi, antisipasi kerawanan, dan netralitas aparatur.
“Tadi kita tandatangani MoU persiapannya. Pastikan proses aman, jujur, lahir pemimpin visioner,” ujarnya.
DPMD siap dampingi desa, sesuai regulasi. Harapannya dengan kolaborasi dapat wujudkan desa maju dan Banjar yang sejahtera.(zr)








Tinggalkan komentar