Portina Di Bawah Naungan KORMI


MARTAPURA – Dari pertemuan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kalsel dengan KORMI Banjar di Disbudporapar Banjar, Sabtu (29/11/2025) ditegaskan bahwa Persatuan Olahraga Tradisional Indonesia (Portina) berada di bawah naungan KORMI.

Sekretaris KORMI Kalsel, Chairunnisa yang bersama jajarannya berkunjung dan diterima Ketua KORMI Banjar Fauzan Asniah dan jajaran, menyampaikan hal tersebut.

“Alhamdulillah sudah dipahami semua pihak, Portina tak lebih seperti inorga lainnya,” ujar Nisa.

Portina Banjar sebelum hal ini diklirkan memang sempat memperoleh dana hibah senilai Rp500 juta, sedangkan sang induk KORMI Banjar cuma Rp200 juta. “Memang agak aneh induk kalah anggarannya sama inorga binaan,” tandas Fauzan.

Namun menurut Fauzan, Bupati Banjar Saidi Mansyur sudah mengetahui dan berjanji akan memperbaiki soal penganggaran dana hibah ini. “Meski tak sebesar daerah lain, KORMI Banjar dalam Forda 2025 di Banjarmasin lalu berhasil runner up klasemen medali Kalsel di bawah Banjarmasin,” kata Fauzan bangga.

Selajutnya, Nisa mengharap daerah-daerah bisa memulai aktivitas Februari atau Maret mengingat even nasional biasa terjadi di bulan Juni atau Juli.

Demikian juga masa PAW KORMI Kalsel yang berakhir 2026 maka Musprov KORMI Kalsel dijadwal Februari atau Maret 2026. “Pak Syarifuddin bertekad membawa KORMI lebih maju jika dipercaya kembali memimpin,” jelas Nisa.

Syarifuddin sendiri dikenal luas pecinta olahraga dan aktif sebagai Sekdaprov Kalsel.

Koordinator OTKB H Didi, bersama OKK, OPT KORMI Kalsel juga mendampingi
Sekretaris KORMI Kalsel, Chairunnisa dalam kunker ke berbagai daerah.

“Ada banyak daerah yang KORMI-nya sudah daluarsa sehingga diharap Desember ini sudah klir dengan pengurus baru. Atau setidaknya sebelum Februari atau Maret 2026 sudah definitif sehingga bisa ikut Musprov,” tegasnya.

Adapun KORMI Banjar justru masih baru dan baru berakhir 2028 sehingga tidak bermasalah.

Nisa mendorong pemerintah daerah agar tidak pelit dalam menggelontorkan anggaran hibah demi kemajuan dunia olahraga, sebab pegiat dan penggiat adalah bagian dari masyarakat yang perlu pula disejahterakan.

“Komposisi penganggaran mesti proporsional yakni 30 persen kesekretariatan KORMI dan 70 persen untuk inorga-inorga,” sarannya.

Forda Kalsel 2027 bakal diadakan di Tapin. Tapin termasuk daerah yang mulai maju pembinaan olahraganya. KORMI Tapin dikabarkan digelontorkan hibah 2,5 miliar rupiah dari Pemkab Tapin, jauh berlipat ganda ketimbang KORMI Banjar yang cuma 200-300 jutaan dari pemdanya.

Tinggalkan komentar