
MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Banjar bersama berbagai pihak terus memaksimalkan penanganan banjir di Kabupaten Banjar. Hingga data terbaru, banjir telah berdampak pada 9 kecamatan, 121 desa dan kelurahan, serta 42.082 kepala keluarga atau sekitar 118.151 jiwa.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha, mengatakan bahwa tim telah bekerja penuh untuk penanggulangan bencana, termasuk pendataan, distribusi bantuan dan koordinasi lintas sektor.
“Tim inti sudah bekerja dengan skema penyaluran bantuan logistik dan konsumsi secara terukur, agar seluruh warga terdampak bisa terlayani,” ujar Wasis, Selasa (6/1/2026).
Untuk pemenuhan kebutuhan pangan, dapur umum masih menjadi tulang punggung layanan darurat. Saat ini, dapur umum aktif di Kecamatan Sungai Tabuk, Martapura Barat dan Kantor Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Banjar.
Selain makanan siap saji, BPBD Banjar juga menyalurkan paket sembako secara rutin, yang berisi beras, gula, mi instan dan ikan kaleng. Bantuan tersebut didistribusikan langsung oleh Bupati Banjar bersama jajaran SKPD dan unsur terkait.
Wasis juga mengakui adanya evaluasi pola bantuan, khususnya terkait makanan siap saji yang berisiko basi akibat jarak distribusi yang jauh. Untuk wilayah tertentu, BPBD kini menyiapkan alternatif berupa bahan mentah agar warga bisa memasak sendiri sesuai kondisi lapangan.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, Yudi Andrea, menjelaskan bahwa banjir merupakan karakteristik alam wilayah Banjar yang berada di sistem sungai besar.
“Ini bukan kejadian baru. Dari dulu masyarakat sudah hidup berdampingan dengan banjir. Tantangannya adalah bagaimana dampaknya bisa kita minimalkan,” katanya.
Sebagai langkah jangka panjang, pemerintah daerah mendorong pembangunan Bendungan Riam Kiwa yang direncanakan memasuki tahap pembebasan lahan pada 2026. Selain itu, koordinasi lintas daerah dengan Banjarmasin dan Banjarbaru terus diperkuat untuk mempercepat aliran dan resapan air.
Pemerintah Kabupaten Banjar berharap sinergi seluruh pihak, termasuk peran aktif media, dapat membantu mempercepat penanganan banjir serta memastikan tidak ada warga terdampak yang terlewat dari bantuan.(zr)








Tinggalkan komentar