
MARTAPURA – Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Banjar kembali menggelar Festival Bacatuk Dauh 2026. Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan menyambut Bulan Ramadhan yang diselenggarakan oleh Bidang Kebudayaan yang digelar di RTH Alun-Alun Ratu Zalecha, Martapura, Rabu (11/2/2026).
Kepala Bidang Kebudayaan Disbudporapar Kabupaten Banjar, Muhammad Syahid, mengatakan festival tersebut telah dilaksanakan secara konsisten sejak sekitar tahun 2018.
“Tahun 2026 ini jumlah peserta tercatat sebanyak 21 grup, yang dimana mengalami penurunan dari 29 grup di tahun sebelumnya, sehingga pelaksanaan babak penyisihan diputuskan berlangsung selama dua hari saja” ujarnya.
Syahid, menambahkan babak pertama festival ini dimulai pada tanggal 10-11 februari 2026. Berkurangnya jumlah peserta diduga karena adanya proses peremajaan dalam grup-grup peserta.
“Tahun-tahun sebelumnya masih didominasi peserta senior. Tahun ini sudah terlihat peremajaan, tetapi belum merata sehingga jumlahnya sedikit berkurang,” ucapnya.
Ia menyampaikan bahwa pihaknya optimistis jumlah peserta akan meningkat pada tahun depan. Disbudporapar berencana menambah kategori anak-anak ditahun yang akan datang. Saat ini, lomba masih menggunakan satu kategori umum.
Pendaftaran peserta sendiri telah dibuka selama lebih dari dua bulan. Dari progres pendaftaran tersebut, panitia akhirnya memutuskan menyesuaikan jadwal pelaksanaan penyisihan yang semula direncanakan pada 10–12 menjadi dua hari saja.
Syahid menjelaskan untuk babak Grand Final, rencananya akan digelar pada pertengahan Ramadan dan dibuka langsung oleh pimpinan daerah. Panitia telah mengusulkan dua opsi waktu pelaksanaan, yakni malam tanggal 15 atau malam ke-21 Ramadan (malam selikur), namun nanti akan disesuaikan lagi.
“Kami berharap pelaksanaannya malam hari agar lebih meriah, dengan dukungan tata lampu dan suasana gemerlap Ramadan,” tambahnya.
Dalam festival ini, panitia menyiapkan sembilan kategori penghargaan, yakni Juara 1, 2 dan 3, Harapan 1, 2 dan 3, Busana Terbaik, Grup Pelestari, serta Grup Favorit.
Adapun rincian hadiah yang disiapkan antara lain:
• Juara 1 sebesar Rp13 juta
• Juara 2 sebesar Rp10 juta
• Juara 3 sebesar Rp8 juta
• Harapan 1 sebesar Rp7 juta
• Harapan 2 sebesar Rp6 juta
• Harapan 3 sebesar Rp5 juta
• Busana Terbaik, Grup Pelestari, dan Grup Favorit masing-masing Rp4 juta
Dalam penilaian, dewan juri memprioritaskan teknik becatuk atau teknik tabuhan yang sesuai pakem, ketepatan pengucapan lirik atau syair, serta aspek busana dan penampilan.
Syahid menambahkan ke depannya, Disbudporapar juga berencana memperluas cakupan festival ke level Banjarbakula, melibatkan daerah seperti Banjarmasin, Banjarbaru hingga Pelaihari dan Marabahan, bahkan membuka peluang partisipasi kabupaten lain di Kalimantan Selatan.
“Kami ingin festival ini semakin berkembang dan menjadi ajang pelestarian budaya yang lebih luas,” pungkasnya.(zr)








Tinggalkan komentar