,

Festival Budaya Banjar 2026 Digelar, Tiga Cabang Lomba Tingkat Provinsi

MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Banjar menggelar Festival Budaya Banjar tingkat Provinsi Kalimantan Selatan yang dirangkai dengan Gelar Karya Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) 2026 di halaman Kantor Kecamatan Martapura, Selasa (13/10/2026). Kegiatan yang dibuka Wakil Bupati Banjar H. Said Idrus Al-Habsyie ini menjadi bagian dari upaya melestarikan seni budaya Banjar sekaligus mengenalkannya kepada generasi muda.

Festival Budaya Banjar tahun ini mempertandingkan empat cabang lomba, yakni Sinoman Hadrah, Rudat, Musik Panting, dan Maulid Habsyi. Tiga cabang pertama dilombakan di tingkat Provinsi Kalimantan Selatan, sedangkan Maulid Habsyi dilaksanakan di tingkat Kabupaten Banjar.

Berdasarkan data peserta dalam bahan kegiatan, Sinoman Hadrah diikuti enam grup, Rudat 16 grup, Musik Panting enam grup, dan Maulid Habsyi tiga grup.

Penyelenggaraan tahun ini diperluas ke tingkat provinsi, berbeda dari tahun sebelumnya yang hanya mencakup tingkat kabupaten. Perluasan tersebut membuka kesempatan bagi peserta dari daerah lain di Kalimantan Selatan untuk berpartisipasi.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Banjar H. Said Idrus Al-Habsyie menekankan pentingnya menjaga seni dan budaya daerah di tengah perkembangan zaman dan teknologi. Upaya pelestarian tersebut diharapkan dapat menjaga keberlangsungan kesenian Banjar agar tetap dikenal oleh generasi berikutnya.

Selain festival, kegiatan ini dirangkai dengan Gelar Karya GSMS yang melibatkan tujuh sekolah menengah pertama (SMP) dan satu sekolah luar biasa negeri (SLBN) di Kabupaten Banjar. Program tersebut menjadi sarana pengembangan seni di lingkungan pendidikan melalui keterlibatan seniman.

Penyelenggara berharap festival dapat berlanjut pada tahun-tahun berikutnya. Kesenian Banjar lainnya, seperti Madihin dan Mamanda, juga direncanakan menjadi pertimbangan untuk ditampilkan pada penyelenggaraan mendatang.

Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh apresiasi berupa trofi, piagam penghargaan, dan uang pembinaan. Festival diharapkan menjadi ruang bagi para seniman untuk menampilkan kemampuan sekaligus menjaga keberlanjutan seni budaya Banjar.(zr)

Tinggalkan Balasan