Pesta Gol Jerman Buka Piala Dunia 2026, Belanda-Jepang Berbagi Angka di Dallas

Houston, 15 Juni 2026
Pagi di NRG Stadium dibuka dengan gemuruh. Jerman tak memberi ampun. Der Panzer langsung tancap gas di laga perdana Grup E Piala Dunia 2026 melawan debutan Curaçao, Senin dini hari WIB.

Baru menit ke-6, Felix Nmecha sudah mencoret papan skor. Umpan satu-dua dengan Florian Wirtz ia selesaikan dengan sepakan terukur ke pojok gawang. Gol tercepat Jerman di Piala Dunia sejak 2010, dan tercepat di turnamen tahun ini.

Curaçao, negara terkecil yang pernah tampil di Piala Dunia, sempat membuat Houston terdiam menit 21. Livano Comenencia mencetak sejarah: gol pertama Curaçao di panggung dunia. Skor 1-1, kejutan mengintip.

Tapi Jerman hanya butuh waktu untuk kembali mengatur napas. Menit 38, Nico Schlotterbeck mengembalikan keunggulan lewat assist Nathaniel Brown. Jelang turun minum, Kai Havertz menambah luka Curaçao dari titik putih. Babak pertama ditutup 3-1.

Babak kedua jadi milik Jerman sepenuhnya. Jamal Musiala membuka pesta menit 47. Nathaniel Brown, di usia 22 tahun 2 hari, merayakan gol Piala Dunia pertamanya menit 68. Deniz Undav ikut mencatatkan nama menit 78, sebelum Havertz menutupnya dengan gol kedua di menit 88. Skor akhir: 7-1.

Di bawah mistar, Manuel Neuer kembali berdiri. Di usia 40 tahun, ia mencatat penampilan pertama sejak Euro 2024. Kapten Joshua Kimmich memimpin laga ke-111-nya untuk Jerman. Kemenangan 7-1 ini jadi rekor kemenangan terbesar sementara di Piala Dunia 2026.

Tiga poin mengamankan puncak Grup E untuk Jerman. Bagi Curaçao, kekalahan telak ini jadi pelajaran pahit di laga debut.

Arlington, 14 Juni 2026
Beberapa jam kemudian di Dallas Stadium, cerita berbeda tersaji. Belanda dan Jepang bertarung ketat di laga pembuka Grup F. 45 menit pertama berlalu tanpa gol.

Gol baru pecah setelah jeda. Menit 51, sundulan Virgil van Dijk membawa Belanda unggul. Jepang membalas cepat. Menit 57, Keito Nakamura menyamakan kedudukan jadi 1-1.

Belanda kembali di depan menit 64 lewat Crysencio Summerville. Stadion bersiap mencatat kemenangan De Oranje. Namun Jepang menolak menyerah.

Menit 89, Daichi Kamada muncul sebagai penyelamat. Golnya memaksa skor berubah jadi 2-2 dan membuyarkan kemenangan yang sudah di depan mata Belanda. Peluit panjang berbunyi, kedua tim berbagi satu poin.

Belanda turun dengan Bart Verbruggen; Denzel Dumfries, Jan Paul van Hecke, Van Dijk, Micky van de Ven; Ryan Gravenberch, Frenkie de Jong, Tijjani Reijnders; Summerville, Donyell Malen, Cody Gakpo. Jepang menjawab dengan Zion Suzuki; Tsuyoshi Watanabe, Shogo Taniguchi, Hiroki Ito; Ritsu Doan, Kaishu Sano, Kamada, Nakamura; Takefusa Kubo, Daizen Maeda; Ayase Ueda.

Hasil imbang ini membuat Grup F langsung terbuka. Jepang untuk sementara unggul di klasemen berdasarkan regulasi, Belanda menunda ambisi meraih kemenangan pertama. Jalan menuju babak gugur masih panjang bagi keduanya.

Tinggalkan komentar