,

Krisis Air Bersih di Kabupaten Banjar, BPBD Distribusikan 2,2 Juta Liter Air ke 55 Desa

MARTAPURA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar telah mendistribusikan sekitar 2,2 juta liter air bersih ke wilayah yang mengalami krisis air bersih. Bantuan tersebut disalurkan kepada 55 desa yang tersebar di 15 kecamatan di Kabupaten Banjar.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha, mengatakan distribusi air bersih dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di sejumlah wilayah yang terdampak kekurangan air. Beberapa di antaranya berada di Kecamatan Beruntung Baru, Aluh-Aluh, Tatah Makmur, dan Sambung Makmur.

Ia menjelaskan, penyaluran air bersih dilakukan berdasarkan pengajuan dari pemerintah desa yang wilayahnya mengalami krisis air. Pemerintah desa terlebih dahulu menyampaikan surat resmi kepada BPBD sebagai dasar untuk dilakukan penanganan.

“Desa yang mengalami krisis air bersih mengajukan surat kepada BPBD. Setelah itu kami melakukan asesmen terkait titik distribusi dan proses penyalurannya,” ujar Wasis saat ditemui di kantornya, Selasa (15/9/2026).

Setelah dilakukan asesmen, BPBD berkoordinasi dengan petugas di lapangan, Satgas, serta pemerintah desa untuk menentukan proses dan titik distribusi air bersih kepada masyarakat.

Wasis mengatakan penyaluran dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan dan kondisi wilayah yang mengalami krisis air bersih. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan air dapat diterima masyarakat yang membutuhkan.(zr)

Tinggalkan komentar