
Kecamatan Aluh-Aluh, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan — 70655
1. IDENTITAS DESA
- Nama Desa: Pemurus
- Kode Desa: 63.03.01.2009
- Luas Wilayah: 6,45 km²
- Koordinat: 3°29’23.0″S 114°32’40.2″E
- Tipologi: Desa Pesisir / Muara Sungai Barito
- Jarak ke Ibu Kota Kecamatan (Aluh-Aluh Besar): ± 3 km
- Jarak ke Ibu Kota Kabupaten (Martapura): ± 50 km via darat-air
- Jarak ke Ibu Kota Provinsi (Banjarmasin): ± 15 km arah barat daya
2. SEJARAH SINGKAT
Nama Pemurus berasal dari kata Murus dalam bahasa Banjar yang berarti arus yang memutar / memuruskan. Menurut tetuha, wilayah ini dahulunya adalah jalur pemusatan arus muara sebelum masuk ke Laut Jawa, sehingga banyak perahu yang memurus di sini untuk berlindung. Desa ini sudah ada sejak masa Kesultanan Banjar sebagai jalur dagang garam dan ikan kering ke Martapura.
3. BATAS WILAYAH
- Utara: Desa Aluh-Aluh Besar dan Desa Bakambat
- Selatan: Desa Tanipah dan Muara Laut Jawa
- Timur: Desa Labat Muara
- Barat: Desa Bunipah dan Sungai Barito
4. KONDISI GEOGRAFIS
Desa Pemurus adalah desa dataran rendah dengan ketinggian 0-2 mdpl, 80% wilayahnya adalah rawa pasang surut, tambak, dan sungai. Iklim tropis basah dengan curah hujan tinggi. Akses utama masih dominan via klotok dan sungai, meskipun jalan tanah sudah tersambung ke Handil.
5. DEMOGRAFI
- Jumlah Penduduk (2019): 2.854 jiwa
- Jumlah KK: 662 KK
- Laki-laki: ± 1.462 jiwa
- Perempuan: ± 1.392 jiwa
- Kepadatan: 442 jiwa/km² (termasuk padat untuk wilayah pesisir)
- Agama: 100% Islam
- Suku: Banjar dominan
- Mata Pencaharian: Nelayan (45%), Petambak (30%), Petani padi pasang surut (15%), Pedagang/Jasa (10%)
6. PEMERINTAHAN
Struktur: Kepala Desa, Sekretaris Desa, Kaur Keuangan, Kaur Umum & Perencanaan, Kasi Pemerintahan, Kasi Kesejahteraan, Kasi Pelayanan, dan 3 Kepala Dusun (Pemurus Dalam, Pemurus Tengah, Pemurus Muara).
7. POTENSI DESA
a. Perikanan & Tambak: Udang windu, bandeng, kepiting bakau. Hasil utama yang dikirim ke TPI Aluh-Aluh dan Banjarmasin.
b. Pertanian: Padi varietas Siam Unus dan Siam Mutiara, tahan air payau.
c. Wisata Pesisir: Ekowisata mangrove dan susur muara Barito, potensi besar belum digarap.
d. Budaya: Tradisi Baayun Mulud, Mandi Badudus, dan haul Datu-Datu.
8. SARANA & PRASARANA
- Pendidikan: SDN Pemurus 1 & 2, TK/RA, TPQ Nurul Iman (2 unit)
- Kesehatan: 1 Poskesdes, 3 Posyandu (Mawar, Melati, Anggrek)
- Ibadah: 3 Masjid (Al-Muttaqin Jami), 6 Musholla
- Ekonomi: 1 Pasar Senin (pekanan), KUD Mina Jaya
- Infrastruktur: Dermaga kayu ulin utama, jalan lingkungan cor sebagian.
9. TANTANGAN & HARAPAN
Tantangan utama adalah abrasi pesisir, intrusi air asin ke sawah, dan akses air bersih. Harapan ke depan adalah pembangunan breakwater mangrove, perbaikan jalan penghubung Aluh-Aluh – Pemurus, dan penguatan BUMDes berbasis hasil tambak.
Motto tidak resmi warga: “Banyu Manyatu, Hati Manyatu” — Air menyatu, hati menyatu.








Tinggalkan komentar