POTENSI DESA BINCAU MUARA KIAN TERASA, GAPOKTAN KARYA MAKMUR DORONG KETAHANAN PANGAN


Bincau Muara – Desa Bincau Muara, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, terus menunjukkan geliat positif di sektor pertanian. Melalui dukungan Program Ketahanan Pangan Baderudin, warga desa bersama Gapoktan Karya Makmur mulai menggarap lahan tidur menjadi lahan produktif.

Saat ini di Desa Bincau Muara telah terbentuk 3 Kelompok Tani yang aktif, dengan total 75 petani. Setiap kelompok terdiri dari 25 orang dan masing-masing mengelola lahan seluas 1 hektar. Dengan demikian, saat ini sudah 75 hektar lahan yang digarap, dari total potensi lahan tanam desa seluas 210 hektar.

“Alhamdulillah sudah ada 100 hektar yang produktif dan sebagian sudah panen. Ini berkat dukungan dinas dan semangat kelompok tani,” ujar salah satu pengurus.

Dukungan Dinas dan Infrastruktur
Dinas Pertanian Kabupaten Banjar memberikan dukungan berupa bibit dan pupuk yang dikoordinasikan langsung dengan Gapoktan. Selain itu, alat pertanian berupa gleder juga pernah diturunkan untuk membantu pembukaan lahan seluas 1 hektar.

Untuk mengantisipasi kekeringan, warga juga telah membangun Embung Bebanyu sebagai sumber tampungan air. Kendati demikian, sebagian lahan masih terdampak kekeringan sehingga sebagian warga juga beralih ke penangkapan ikan dan menjadi buruh bangunan serta tukang kayu.

Hasil Panen dan Potensi
Dengan sistem tanam yang dikelola, setiap “seborong” lahan seluas 289 m² mampu menghasilkan 5 hingga 7 blek gabah. Jika seluruh potensi 210 hektar bisa digarap, maka ketahanan pangan di Bincau Muara akan semakin kuat.

Desa Bincau Muara sendiri memiliki jumlah penduduk sekitar 2.100 jiwa dengan 6 RT. Sebagian terlibat langsung maupun tidak langsung dalam kegiatan pertanian di bawah koordinasi Gapoktan Karya Makmur.

Harapan ke Depan
Pengurus Gapoktan berharap dukungan pemerintah dapat terus ditingkatkan, terutama dalam penyediaan pompa air dan pembukaan kelompok tani baru. Jika 2 kelompok lagi terbentuk, maka luas garap bisa mencapai 125 hektar.

“Koordinasi dengan Dinas Pertanian selalu kami jaga. Kami optimis, kalau air tercukupi, 210 hektar ini bisa produktif semua,” pungkasnya.


Tinggalkan komentar