



Oleh: Rakyat Kalimantan Selatan
Kalimantan Selatan punya 4 kursi di Komisi III DPR RI. Komisi yang memegang palu penegakan hukum. Komisi yang hari ini menentukan nasib RUU Perampasan Aset dan nasib koruptor di negeri ini.
Empat nama itu adalah:
- Irjen Pol (Purn.) Drs. Rikwanto, MHum – Golkar – Kalsel II
- Irjen Pol (Purn.) Machfud Arifin – NasDem – Kalsel II
- Habib Aboe Bakar Al-Habsyi, S.E. – PKS – Kalsel I
- Endang Agustina – PAN – Kalsel I
Sebelumnya ada M Rofiqi dari Gerindra, belakangan politisi kelahiran Martapura itu dipindah fraksinya ke Komisi XIII DPR. Perranyaannya sederhana: Di mana suara kalian?
10 tahun RUU Perampasan Aset mangkrak di DPR. Alasannya klasik: “masih dibahas”.
Padahal koruptor sudah triliunan. Padahal APH sudah main-main tangkap.
Padahal Gus Dur sudah bilang: bangsa ini penakut menindak yang bersalah.
Kami di Banjar, di Martapura, di Batulicin, di Tanah Bumbu sudah muak.
Muak lihat “Naga” dan “Haji” berganti. Muak lihat hukum tajam ke bawah tumpul ke atas.
Kami butuh 2 hal dari kalian berempat:
PERTAMA: SAHKAN RUU PERAMPASAN ASET. TANPA SYARAT.
Jangan lagi pakai alasan. Jangan lagi tunda.
Sita semua aset koruptor. Lelang. Kembalikan ke rakyat.
Biar efek jera itu nyata. Biar APH tidak bisa lagi main-main.
KEDUA: HUKUMAN MATI BAGI KORUPTOR.
Negara sudah darurat korupsi. Saat maling uang bansos, uang obat, uang pupuk sama dengan membunuh masa depan anak bangsa.
Kalau berani, sahkan juga hukuman mati untuk koruptor.
Pak Rikwanto, Bapak mantan Kapolda. Bapak paling tahu bagaimana hukum dipermainkan.
Pak Habib Aboe Bakar, Bapak juga Ketua MKD. Bapak paling tahu bagaimana etika harus ditegakkan.
Pak Endang Agustina, kalian dari Kalsel I. Rakyat menanti.
Jangan diam. Jangan netral.
Netral di tengah ketidakadilan = memihak koruptor.
Ingat, 2029 rakyat Kalsel akan mencatat.
Siapa yang teriak paling keras di Komisi III. Siapa yang berani ketok palu.
Kami tidak butuh janji. Kami butuh aksi.
Kami tidak butuh “sedang dikaji”. Kami butuh “sudah disahkan”.
3 WAKIL KALSEL DI KOMISI III
RAKYAT KALSEL BERTANYA: KALIAN TIM NAGA, TIM HAJI, ATAU TIM RAKYAT?
Cukup sudah. Bangsa ini tidak penakut lagi.








Tinggalkan komentar