KEJUARAAN TENIS PIALA KETUA KONI KE-2: SEMIFINAL PANAS, FINAL JUNIOR PUTRI TEMUKAN LOVREDA VS ARZETA

MARTAPURA – Semarak Hari Jadi Kabupaten Banjar ke-76 terasa di Lapangan Tenis Kayu Tangi Albasia. Kejuaraan Tenis Lapangan Piala Ketua KONI ke-2 yang digelar PELTI Banjar, Sabtu 22 Agustus 2026, memasuki babak-babak krusial. Sorak, canda, dan semangat kekeluargaan mewarnai setiap pertandingan.

Meski tensi di lapangan mulai meningkat saat memperebutkan poin, suasana tetap cair. Usai bertanding para petenis kembali akrab seperti biasa.

Ganda Umum Senior Putra: 3 Pasangan Unggulan Lolos
Dari 26 pasangan, pertarungan di nomor bergengsi ini sudah mengerucut ke semifinal. 3 nama besar dipastikan lolos:

  1. Margo / Yuyun
  2. Adi / Usai
  3. Edy / Jatmiko
    1 slot semifinal lainnya masih menunggu pemenang dari bagan atas antara Fahmi/Habib Yusuf vs Fadli/Uji.

Laga-laga ganda senior selalu jadi tontonan menarik. Adu strategi, power, dan kerja sama tim jadi kunci di lapangan.

Tunggal Putra Junior: Rivaldi dan Habibi Pastikan Semifinal
Di nomor pembinaan, 26 petenis junior putra juga sudah masuk babak akhir. 2 nama dipastikan lolos semifinal:

  1. Rivaldi – melaju setelah menundukkan M. Latif di bagan tengah
  2. Habibi – memastikan tiket setelah melewati hadangan di bagan bawah

2 tiket semifinal lainnya masih diperebutkan petenis-petenis muda Banjar lainnya. Semangat juang mereka mendapat apresiasi penuh dari penonton yang hadir.

Tunggal Putri Junior: Final Lovreda vs Nada Arzeta
Nomor putri junior menjadi yang paling dulu menemukan partai final. Setelah melalui babak 8 besar yang ketat, Lovreda dan Nada Arzeta akhirnya bertemu di partai puncak.

Lovreda melaju ke final usai mengalahkan Sahna di semifinal. Sementara Nada Arzeta memastikan diri setelah menaklukkan Adeva. Laga final keduanya diprediksi berlangsung seru dan jadi penutup manis untuk nomor putri.

Ketua PELTI Banjar, Fauzan Asniah mengaku bangga dengan jalannya turnamen.
“Kami bangga dengan kebersamaan para petenis. Meski di lapangan mereka bertarung untuk jadi yang terbaik, tapi di luar lapangan tetap akrab dan penuh persaudaraan. Inilah semangat olahraga yang kita jaga di PELTI Banjar,” ujarnya.

Kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang mencari juara, tapi juga wadah pembinaan dan silaturahmi komunitas tenis se-Kabupaten Banjar. PELTI Banjar berharap turnamen ini terus melahirkan atlet-atlet yang bisa mengharumkan nama Banjar di level yang lebih tinggi.


Tinggalkan komentar