
Piala Dunia 2026 terus memanas. Sejumlah laga babak grup yang digelar hari ini dan kemarin menyajikan cerita berbeda: dari dominasi mutlak, gol kilat, hingga bunuh diri yang mengubah arah pertandingan.
Samba Mengamuk di Philadelphia
Brasil belum kehabisan taring. Menghadapi Haiti di Stadion Philadelphia, tim Samba menang telak 3-0. Matheus Cunha jadi mimpi buruk Haiti dengan dua gol di menit 23′ dan 36′. Belum cukup, Vinícius Júnior menutup pesta lewat gol di masa injury time babak pertama, 45+3′. Kemenangan ini langsung mengantar Brasil ke puncak klasemen Grup C. Sebaliknya, Haiti harus puas di dasar klasemen tanpa poin.
Singa Atlas Terkam Skotlandia dalam 2 Menit
Grup C juga dikejutkan Maroko. Bertandang ke Boston, Singa Atlas hanya butuh 2 menit untuk membungkam Skotlandia. Ismael Saibari langsung menghentak dengan gol cepat, dan skor 1-0 itu bertahan hingga peluit panjang. Maroko kini duduk nyaman di posisi 2, sementara Skotlandia terperosok ke peringkat 3 dengan nol poin.
Paman Sam Tertolong Gol Bunuh Diri
Tuan rumah Amerika Serikat tampil efisien di Seattle. Hadapi Australia di Grup D, AS menang 2-0. Gol pembuka datang dari kaki lawan sendiri, Cameron Burgess yang mencetak gol bunuh diri di menit 11′. A. Freeman memastikan tiga poin lewat golnya di menit 43′. Hasil ini mengokohkan AS di puncak Grup D, sementara Australia harus rela turun ke posisi 2.
El Tri Bungkam Korsel di Kandang Sendiri
Dari Grup A, Meksiko sukses memuaskan publiknya di Estadio Guadalajara. Gol tunggal Luis Romo di menit 50′ cukup untuk menaklukkan Korea Selatan 1-0. Kemenangan ini membuat El Tri memimpin klasemen Grup A, menggeser Korsel ke posisi runner-up.
Situasi Terkini
Brasil dan Amerika Serikat sama-sama memuncaki grup dengan permainan meyakinkan. Maroko dan Meksiko mencuri poin penting lewat kemenangan tipis. Sementara Haiti dan Skotlandia harus kerja ekstra keras di laga berikutnya jika tak mau pulang lebih awal.
Piala Dunia 2026 masih panjang, kejutan berikutnya bisa datang kapan saja.








Tinggalkan komentar