7 Orang Tewas Kecelakaan Maut di Jalur Alternatif Batulicin-Banjarbaru, 5 Diantaranya Mahasiswa UNUKASE dan ULM


TANAH BUMBU, KALSEL – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Alternatif Batulicin–Banjarbaru, tepatnya di wilayah Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 11.00 WITA.

Insiden melibatkan sebuah mobil pikap yang ditumpangi rombongan mahasiswa dengan truk tangki BBM. Akibatnya, 7 orang meninggal dunia di tempat kejadian.

Korban Didominasi Mahasiswa

Berdasarkan data sementara, korban meninggal terdiri dari:

  1. 2 Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM)
  2. 3 Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNUKASE)
  3. 1 Sopir truk tangki BBM
  4. 1 Anggota Karang Taruna

Selain itu, 1 orang lainnya mengalami luka-luka dan kini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Informasi awal menyebutkan rombongan mahasiswa tersebut hendak menuju kawasan wisata Sungai Alut, Kecamatan Mantewe. Di tengah perjalanan, pikap yang mereka tumpangi bertabrakan dengan truk tangki BBM.

Duka dari UNUKASE

Pihak kampus UNUKASE telah menyampaikan duka cita. Dalam surat pemberitahuan, disebutkan 3 mahasiswa yang wafat adalah penerima beasiswa KIP Kuliah angkatan 2023:

  1. Veri Andi Saputra Bin Fathur Rahman – S1 Akuntansi
  2. Nafa Izzatul Jannah Binti Muhamad Dawam – S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar
  3. Nur’aini Salsabila Binti Nur Hadi – S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar

“Hari, Tanggal Wafat: Sabtu, 01 Agustus 2026. Semoga Almarhum dan Almarhumah diterima amal ibadahnya oleh Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” tulis Sivitas Akademika UNUKASE.

Evakuasi dan Penyelidikan

Petugas kepolisian bersama Tim Gabungan segera turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi korban dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Redaksi masih menghimpun identitas lengkap korban dan kronologi dari kepolisian.

Jalur Alternatif Batulicin–Banjarbaru dikenal sebagai salah satu ruas rawan kecelakaan karena padat dilintasi truk besar dan kendaraan umum.

Turut berduka cita untuk para korban dan keluarga yang ditinggalkan.


Tinggalkan komentar