,

Syarat Ulama Menurut Guru Sekumpul


Ulama yang haq itu bukan sembarang gelar. Syaratnya berat: harus sudah dapat izin langsung secara yaqazhah — dalam keadaan jaga, bukan mimpi — dari salah satu dari 4 jalur ini:

  1. Langsung dari Rasulullah SAW
  2. Dari Nabi Khidr AS
  3. Dari Quthubul Ghauts
  4. Dari Syaikh Muhammad Arsyad Al-Banjari

Jadi bukan lagi sekadar “pernah jumpa di mimpi”, atau cuma punya ijazah kitab, apalagi modal pandai bicara di mimbar.

Akibat kalau syarat ini diabaikan:

Maka ketika hari ini banyak tampil ulama-ulama atau guru-guru yang belum memenuhi syarat itu, sesungguhnya itu cuma aji mumpung. Niatnya bukan lillahi ta’ala, tapi mengejar popularitas, pangkat, dan keduniaan saja. Tidak ikhlas karena Allah.

Modalnya cuma sorban, jubah, dan hebat berpidato. Tapi sanad ruhani-nya putus. Ilmunya tidak ada izin dari langit.

Dampaknya ke umat:
Justru mereka inilah yang menjadi penyumbangsih kekacauan pemahaman agama di masyarakat. Umat jadi bingung, karena yang didengar bukan lagi nur ilmu, tapi hawa nafsu yang dibungkus dalil. Akhirnya agama jadi bahan jualan, bukan jalan taqarrub kepada Allah.

Sebab itu Guru Sekumpul selalu pesan: “Jadi ulama itu bukan pengakuan manusia, tapi pengakuan dari langit. Kalau langit belum mengakui, jangan berani-berani mengaku ulama.”


Tinggalkan komentar