Beredar Isu Operasi Senyap Propam: Sejumlah Jenderal Diamankan Terkait Dugaan Penyadapan Petinggi Negara



Jagat maya dihebohkan beredarnya tangkapan layar grup WhatsApp yang diduga internal Polri, Selasa (3/11/2026) dinihari.

Dalam chat tersebut disebutkan Divisi Propam Mabes Polri melakukan operasi senyap mengamankan sejumlah perwira tinggi aktif terkait dugaan penyadapan terhadap petinggi negara, termasuk Presiden Prabowo Subianto.

Nama yang beredar belum terverifikasi. Dalam chat itu disebut Irjen Pol. Ahrie Sonta (Kadivkum), Irjen Pol. Eko Hadi Santoso (Widyaiswara Sespim), dan Kombes Pol. Ferly Hediyat. Seorang perwira bintang empat berinisial L juga disebut masih dalam pemeriksaan.

Sumber portal http://senator.id dan http://afu.id mengklaim aktivitas penyadapan dilakukan dari sebuah rumah di Kompleks Widya Chandra, Jakarta. Target yang disebut adalah Presiden dan Seskab Teddy Indra Wijaya.

Hingga berita ini ditulis pukul 20.00 WITA, Mabes Polri belum memberikan keterangan resmi. Kadiv Humas Polri masih menelusuri kebenaran informasi tersebut.

Jika terbukti, perbuatan itu dapat dijerat Pasal 258 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP Baru mengenai penyadapan tanpa hak, dengan ancaman pidana hingga 10 tahun.

AP Tour akan terus memantau perkembangan resmi dari Mako Brimob Kelapa Dua dan Mabes Polri.

DISCLAIMER: Berita ini masih berdasarkan informasi yang beredar di media sosial dan portal online yang mengutip sumber anonim. Belum ada pernyataan resmi dari Polri. Kami menerapkan asas praduga tak bersalah.


Tinggalkan Balasan