,

Kesbangpol Banjar Libatkan Ormas Perkuat Deteksi Dini Konflik Sosial

MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar kegiatan peningkatan kapasitas intelijen dan kewaspadaan dini di Grand Qin Hotel Banjarbaru, Rabu (6/5/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan sejumlah organisasi kemasyarakatan dan forum strategis di Kabupaten Banjar, seperti FKUB, PKPR, Forum Pembauran Kebangsaan, APDESI hingga HIPMI.

Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Banjar, Tofik Norman Hidayat mengatakan, kegiatan ini bertujuan memperkuat peran masyarakat dalam mendeteksi potensi konflik maupun gesekan sosial sejak dini.

“Harapannya, mereka bisa ikut melakukan pencegahan di tingkat akar rumput agar persoalan tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar,” ujarnya.

Ia menjelaskan ancaman yang perlu diwaspadai saat ini antara lain maraknya hoaks, paham radikalisme, hingga potensi gesekan di tengah masyarakat yang majemuk. Selain itu, momentum politik seperti pilkada, pilkades dan pileg juga dinilai rawan memicu konflik sosial.

Tofik menambahkan, Kesbangpol terus memetakan potensi gangguan stabilitas di Kabupaten Banjar, termasuk persoalan pendirian tempat ibadah yang sempat memicu gesekan pada 2025 lalu.

Selain itu, peredaran narkoba juga menjadi perhatian serius karena kasus pengungkapan jaringan narkoba di Kabupaten Banjar masih cukup tinggi.

“Kami ingin seluruh elemen masyarakat ikut menjaga situasi daerah tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.(zr)

Tinggalkan komentar