
BANJARMASIN – Ekonomi Kalimantan Selatan menunjukkan ketahanan yang solid memasuki kuartal II 2026. Penerimaan perpajakan tercatat tumbuh positif hingga April 2026, seiring capaian pertumbuhan ekonomi 5,67% (yoy) pada Triwulan I 2026.
Data tersebut dipaparkan dalam kegiatan Assets Liabilities Committee (ALCo) Kementerian Keuangan Satu Kalimantan Selatan yang digelar di Aula Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Kalsel, Jl. D. I. Panjaitan No. 24, Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin.
Realisasi APBN dan Surplus APBD
Mengutip siaran pers yang diterima Senin (25/5/2026), realisasi Belanja Negara di Kalsel hingga 30 April 2026 mencapai Rp9,50 triliun atau 31,75% dari pagu Rp29,93 triliun. Porsi terbesar dialokasikan untuk penyaluran Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp6,68 triliun.
Di sisi lain, kinerja APBD Kalsel pada periode yang sama mencatatkan surplus sebesar Rp993,29 miliar. Capaian ini menandakan ruang fiskal yang sehat untuk mendukung pembangunan di Kalimantan Selatan.
Neraca Dagang Surplus, Impor Melonjak
Resiliensi ekonomi Kalsel juga tercermin dari kinerja perdagangan. Neraca perdagangan pada April 2026 konsisten mencetak surplus signifikan sebesar US$805,95 juta. Meski demikian, surplus mengalami kontraksi 2,29% (yoy) dan 13,46% (mtm).
Kontraksi disebabkan pertumbuhan nilai impor yang lebih tinggi dibanding ekspor. Nilai impor naik tajam 46,06% (yoy) menjadi US$253,15 juta, didorong kenaikan nilai impor komoditas minyak petroleum serta kenaikan harga transaksi BBM diesel.
Inflasi Terkendali di 3,67%
Dari sisi pergerakan harga, inflasi tahunan Kalsel tercatat 3,67% (yoy) dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 112,75. Angka ini melanjutkan tren positif dari bulan sebelumnya.
Kabupaten Tanah Laut menjadi wilayah dengan tekanan inflasi tertinggi di regional, mencapai 3,96% (yoy), sementara inflasi terendah tercatat di Kabupaten Kotabaru sebesar 2,90% (yoy). Stabilitas harga didukung sinergi pemerintah daerah dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) melalui pengendalian pasokan dan distribusi pangan.
Penguatan Fiskal Regional
Memasuki awal Triwulan II 2026, kinerja fiskal Kalsel menunjukkan dinamika solid dengan lonjakan pada sisi pendapatan nasional dan akselerasi belanja daerah. Hingga 30 April 2026, realisasi Belanja Negara sebesar Rp9,50 triliun atau 31,75% dari total pagu Rp29,93 triliun.








Tinggalkan komentar