POLDA KALSEL GULUNG JARINGAN NARKOBA FREDY PRATAMA, SITA 12,5 KG SABU SENILAI RP22,8 MILIAR

BANJARMASIN – Polda Kalsel bersama Polres jajaran sukses membongkar jaringan narkoba internasional Fredy Pratama lewat Operasi Antik Intan-2026 yang digelar 12-25 Mei 2026.

Dalam konferensi pers di Gedung Dit Tahti Polda Kalsel, Kamis (4/6/2026), Karo Ops Kombes Pol Eko Irianto menyebut operasi 2 pekan itu mengungkap 284 kasus dengan 362 tersangka: 340 pria, 22 wanita. Rinciannya 66 kasus Target Operasi dan 296 kasus Non-TO.

Barang bukti disita: Sabu 12.534,80 gram (12,5 kg), Ekstasi 183 butir, Carnophen 133 butir, Psikotropika 368 butir, dan Daftar G 6.344 butir.

Dir Resnarkoba Kombes Pol Baktiar Joko Mujiono mengungkap kasus menonjol di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin. Polisi meringkus DD dan HY, warga Sidoarjo, dengan 10 paket sabu 9,5 kg. Keduanya kurir jaringan antarprovinsi Jakarta-Bandung-Surabaya-Banjarmasin yang terafiliasi gembong internasional Fredy Pratama.

Tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2), 112 ayat (2), dan 132 ayat (1) UU Narkotika, ancaman maksimal hukuman mati.

Total barang bukti bernilai Rp22,8 miliar. Polda Kalsel mengklaim operasi ini menyelamatkan 64.521 orang dari narkoba dan menghemat biaya rehabilitasi Rp322,6 miliar.

“Ini komitmen kami memerangi narkoba demi Indonesia Emas yang bersih dari narkotika,” tegas Kombes Baktiar.


Mau dibikin

Tinggalkan komentar