,

Proses Pengisian Jabatan Pemkab Banjar Lewat Manajemen Talenta Rampung, Pelantikan Segera Digelar


MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Banjar terus mempercepat pengisian kekosongan jabatan di lingkungan birokrasi. Proses seleksi melalui skema manajemen talenta telah memasuki tahap akhir dan dalam waktu dekat akan dilanjutkan ke pelantikan.

Hal tersebut disampaikan  salah satu  pejabat di BKPSDM Kabupaten Banjar, Nur Azizah, Selasa kemarin usai pelaksanaan wawancara sebagai salah satu rangkaian penilaian.

“Selasa tadi sudah selesai wawancara. Ini bagian dari manajemen talenta. Yang masih perlu diisi saat ini ada 13 Pejabat Administrator, 43 Pejabat Pengawas, dan 9 JPT Pratama yang lowong,” ujar Azizah, Rabu (8/7/2026).

Dukung Asta Cita, Hemat Ratusan Juta
Menurut Azizah, penerapan manajemen talenta ini sejalan dengan Asta Cita pemerintahan untuk mewujudkan sistem merit.

“Tujuannya agar lebih efisien. Dengan sistem ini kita bisa hemat sampai ratusan juta karena prosesnya lebih cepat dan terukur. Sekarang lelang jabatan sudah tidak ada lagi,” jelasnya.

Proses seleksi tidak hanya wawancara. Ada 5 tahapan penilaian, mulai dari pembuatan makalah, presentasi, hingga asesmen kompetensi lainnya.

“Pejabat yang memenuhi syarat jika nilainya masuk kotak 7, 8, atau 9. Setelah semua selesai, kita akan minta persetujuan Bupati selaku Pejabat Pembina Kepegawaian,” tambahnya.

Adaptasi Penyederhanaan Birokrasi
Azizah juga menyebut keterlambatan pengisian sebagian jabatan dipengaruhi dua faktor: perputaran pegawai dan penyederhanaan struktur organisasi.

“Eselon IV sudah tidak ada lagi, sekarang berganti menjadi pejabat fungsional. Kita ingin pejabat ketika sudah duduk di jabatannya itu aman, tidak ada kendala. Memang tidak mudah menata SDM,” katanya.

Data terakhir, pada pelantikan 30 Juni 2026 lalu, Pemkab Banjar sudah melantik 64 pejabat yang terdiri dari 3 Pimpinan Tinggi Pratama, 30 Administrator, 21 Pengawas, dan 10 Fungsional, serta banyak pengukuhan karena penyesuaian nomenklatur di Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan serta Dinas Pertanian.

Wakil Bupati Banjar Said Idrus Al Habsyie saat itu menegaskan rotasi, promosi, dan mutasi adalah bagian dari upaya mempercepat reformasi birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Dengan rampungnya tahap wawancara, BKPSDM menargetkan proses penetapan dan pelantikan pejabat hasil manajemen talenta ini bisa dilaksanakan dalam waktu dekat untuk mengisi kekosongan yang ada.


Tinggalkan komentar