
OPINI:
Oleh: Adi Permana SSos
Selama 79 tahun merdeka kita terjebak di 1 lingkaran setan:
Negara miskin karena hutang. Rakyat miskin karena pajak. SDA kaya tapi dikuasai asing.
Hari ini saya tawarkan jalan keluar. Bukan wacana. Bukan mimpi.
Ini matematika. Namanya “FORMULA ADI PERMANA V7”
Formula ini cuma punya 7 kata: 2,5% + 51% + 4x UMP + 0% + 3 PENGUNCI
I. DIAGNOSA PENYAKIT: MODEL SEKARANG GAGAL
Masalah kita ada 4:
- Pajak Tidak Adil – 280 juta rakyat dipajakin semua. Dari beli sabun sampai gajian. Tapi 14,5 juta orang kaya santai.
- SDA Dijajah – Emas, Nikel, Minyak. 70% milik asing. Negara cuma dapat remah-remahnya.
- Pejabat Mahal – Gaji 150 juta + tunjangan. Sementara guru honorer 500rb.
- Bank Rentenir – Bunga 10-12%. Bikin rakyat dicekik KPR 20 tahun. Bikin orang kaya malas usaha, pilih deposito.
Hasilnya? Hutang 8.600 Triliun. Bunga 400T/tahun. Kemiskinan nggak selesai-selesai.
II. RESEP OBAT: 4 PILAR + 3 PENGUNCI
PILAR 1: 2,5% PAJAK KEADILAN
Stop pajakin rakyat kecil. Cukup 14,5 juta Kepala Keluarga yang “sudah punya rumah lunas” yang bayar 2,5% dari total kekayaannya setahun. Prinsipnya sama seperti zakat.
Hasil: Kas negara masuk 1.875 Triliun/tahun. Buruh, UMKM, Petani = BEBAS 100%.
PILAR 2: 51% KEDAULATAN SDA
Laksanakan UUD 1945 Pasal 33. Wajibkan semua perusahaan tambang dan energi, negara harus pegang saham 51%.
Hasil: Deviden 400-600 Triliun/tahun masuk kas negara. Bukan ke Singapura.
PILAR 3: 4x/7x UMP KETELADAN
Gubernur/Bupati max 4x UMP. Presiden/Menteri/DPR max 7x UMP Jakarta. Hapus semua tunjangan.
Hasil: Hemat 100 Triliun/tahun. Dan mengembalikan marwah pemimpin sebagai pelayan.
PILAR 4: 0% BUNGA BANK
Bank dilarang cari untung dari bunga. Fungsinya cuma 3: Menyimpan, Mentransfer, Menyalurkan Bagi Hasil.
Hasil: KPR lunas 10 tahun. UMKM dapat modal tanpa dicekik. Orang kaya tidak tertarik deposito, tapi WAJIB bagi hasil dengan wirausaha. 50 juta usaha baru lahir.
PENGUNCI 1: 1 DATA NASIONAL
1 NIK nyambung ke BPN, OJK, Bank, Samsat. Ada aplikasi “RAKYAT KONTROL” biar semua bisa ngawasin duit negara. Ketahuan ngumpetin aset = Sita 2x lipat.
PENGUNCI 2: DANA DESA 5,7 MILIAR
20% dari kas Formula = 480T/tahun langsung ke 83.000 desa. 70% wajib buat BUMDes dan pabrik desa. 30% buat rumah dan sekolah. Biar kemiskinan selesai dari akar.
PENGUNCI 3: DEWAN EKONOMI RAKYAT
Bentuk 9 orang “Dewa Penjaga” yang tugasnya veto semua UU yang melawan 4 Pilar. Anggotanya ulama, ekonom, dan tokoh buruh. Masa jabatan 10 tahun. Biar Formula ini nggak diganti oligarkhi.
III. PROGNOSA: KAPAN INDONESIA SEMBUH?
Dengan 7 pilar ini, ini hitung-hitungannya:
Tahun 1-2: Kita berhenti berdarah. Stop bayar bunga 400T.
Tahun 3: Hutang turun 50%
Tahun 5: HUTANG 0. KEMISKINAN 0%.
Tahun 10: PDB kita nomor 4 dunia.
Tahun 6 dst: Negara surplus 1.500T/tahun. Kita jadi negara kreditur.
IV. PENUTUP: INI PILIHAN KITA
Model sekarang = Memeras rakyat kecil untuk bayar bunga ke asing.
Formula Adi Permana = Mengambil dari SDA dan Orang Kaya untuk Memuliakan Rakyat.
Ini bukan kiri. Ini bukan kanan. Ini EKONOMI PANCASILA.
Sila 2: Kemanusiaan = 0% Riba
Sila 5: Keadilan Sosial = 2,5%
Pasal 33: Dikuasai Negara = 51%
79 tahun kita coba cara lama dan gagal.
Sekarang saatnya coba cara baru.
RUMUSNYA SUDAH ADA. TINGGAL KEBERANIAN KITA.
2,5% + 51% + 4x UMP + 0% + 3 PENGUNCI = INDONESIA EMAS
Wassalam.








Tinggalkan komentar