BUAT RIFQI NIZAMI: JANGAN TEMBAK PRAJURITNYA. KITA TEMBAK JENDERALNYA BARENG-BARENG


Oleh: Pendukung Formula Adi Permana

Mas Rifqi,

Saya nonton video Mas. Saya paham. Saya juga geram.

Geram lihat negara ini dipalak pajak terus. Geram lihat pejabat hidup mewah. Geram lihat birokrasi yang muter di tempat.

Tapi Mas, mari kita luruskan bidikannya. Jangan sampai peluru kita nyasar ke orang yang salah.

1. YANG MAS KRITIK ITU KORBAN, BUKAN PELAKU

Ada 4,2 juta ASN di negeri ini.

Ada Bu Guru yang gajinya 2,8 juta, datang jam 6 pagi, ngajar 40 anak, disuruh bikin 10 laporan.
Ada Mas Perawat yang lembur 24 jam, gaji UMR, dipaksa ramah sama pasien yang marah-marah.
Ada Pak Penyuluh yang ke desa naik motor butut, bensin bayar sendiri.

Mereka ini prajurit.
Mereka disuruh kerja 3 kerjaan karena atasannya gemuk.
Mereka disuruh nagih pajak karena negara butuh duit buat bayar bunga hutang 400 Triliun.

Kalau kita bilang “ASN malas”, sama aja kita ngeludah ke muka mereka.
Padahal mereka juga korban sistem yang sama-sama kita benci.

2. PELAKUNYA ADA DI ATAS. NAMANYA DPR & PEJABAT

Nah, ini dia jenderalnya Mas.

Gaji + tunjangan 1 orang DPR = 100 sampai 150 juta per bulan. 28 kali UMR Jakarta.
Kerjanya berapa hari? Sidang sering kosong. RUU yang disahkan isinya pesanan oligarkhi.

Mereka yang sahkan UU Pajak naik.
Mereka yang jual SDA kita ke asing.
Mereka yang bikin APBN bocor buat bayar gaji mereka sendiri.

Pantes kalau rakyat marah.
Tapi marahnya jangan ke ASN. Marahnya ke sini.

3. JADI SOLUSINYA GIMANA? STOP ADU DOMBA. MULAI BENAHI SISTEM

Kita nggak butuh drama “Rakyat vs ASN”.
Kita butuh “Rakyat + ASN vs Oligarkhi”.

Dan obatnya sudah ada. Namanya PILAR 3: 7x UMP KETELADAN

Aturannya simpel:

  1. Gaji Presiden, Menteri, DPR max 7x UMP. Sekitar 37 juta. Itu sudah sangat terhormat untuk ukuran “pelayan rakyat”.
  2. Hapus semua tunjangan. Mau rumah, mobil, listrik? Bayar sendiri. Biar ngerasain jadi rakyat.
  3. Buka 1 Data Nasional. Biar harta dan kinerja mereka bisa diawasi 280 juta rakyat.
  4. Bentuk Dewan Ekonomi Rakyat. Biar UU titipan oligarkhi bisa langsung diveto.

Kalau gajinya diturunkan, hemat negara 100 Triliun.
Uang itu buat naikkan gaji guru 2x lipat. Buat beli alat RS. Buat modal UMKM.

PENUTUP UNTUK MAS RIFQI

Mas, suara Mas didengar jutaan orang. Itu kekuatan.
Tolong pakai kekuatan itu buat nembak ke sasaran yang tepat.

Jangan tembak prajuritnya.
Yuk kita tembak jenderalnya bareng-bareng.

Turunkan gaji DPR.
Muliakan ASN.
Sahkan 7x UMP.

Kalau itu jalan, baru Indonesia bisa sembuh.

2,5% + 51% + 7x UMP + 0% + 3 PENGUNCI = OBATNYA

Salam Hormat,
Rakyat yang sudah muak.


Tinggalkan komentar